Surabaya-Malang Trip (Part 1)

Travel

Dalam rangka merayakan kelulusan, gue dan 8 orang teman-teman sekelas mengadakan acara jalan-jalan ke Surabaya dan Malang. Kenapa Surabaya dan Malang? Berhubung ada salah satu temen gue yang asli orang Surabaya jadinya lebih murah karena bisa mangkas biaya penginapan sama transportasi selama di sana (Thanks Affan!).

Gue berangkat dari Jakarta jam 2 siang dan sampe sana sekitar 1.40 malam. Yah berhubung kucuran dana belum stabil jadinya gue pake moda transportasi yang paling murah menuju kesana yaitu kereta ekonomi, dinikmatin aja walaupun penuh perjuangan karena harus bertahan selama 11 jam didalam gerbong yang sandarannya ga bisa dimundurin. Setelah gue sampai dengan bokong mati rasa di Stasiun Pasar Turi gue lanjut ke rumah Affan dan istirahat disana sampe jam 10 pagi. Abis itu kita sarapan di Pecel Bu Kus di jalan Barata Raya. Gue cobain nasi pecelnya yang menurut gue rasanya itu wuenaakkk bangett! Rasa bumbunya pas, ga terlalu asin ataupun manis. Porsi nasi dan sayurannya juga seimbang, cukup bikin kenyang dan yang paling bikin nagih itu menurut gw peyek kacangnya. Bener-bener pas dikombinasiin sama nasi pecelnya.

img_3924

Nasi Pecel Plus Bakwan Jagung

Abis sarapan gue lanjut ke Museum Angkut di Batu yang perjalanannya menghabiskan waktu selama satu setengah jam dari Surabaya. Di Museum Angkut ini kita bisa liat berbagai macam kendaraan mulai dari motor, mobil ,becak, sampai pesawat. Selain itu juga ada diorama Hollywood persis kaya yang ada di Studio Universal Singapura. Biaya masuk kesini cukup murah, Rp. 70.000 weekday, dan Rp. 100.000 pas weekend. Satu hal yang gue ga suka dari muesum ini adalah adanya biaya tambahan untuk setiap kamera yang dibawa masuk kedalam museum sebesar Rp. 30.000 per item. Jadi kalo misal loe bawa kamera mirrorless plus satu action cam maka dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 60.000. Entah apa alasannya tapi kalo menurut gue sih biar jasa foto didalem museum ini bisa kepake. Langsung gue kasih liat aja nih penampakan di dalam Museum Angkut.

Esok harinya gue lanjut mengunjungi Omah Kayu Paralayang di Malang. Omah Kayu Paralayang ini merupakan bagian dari tempat wisata Gunung Banyak. Di Omah Kayu terdapat beberapa rumah pohon yang bisa jadi tempat foto seru dengan latar belakang bukit dan kota Malang. Rumah pohonnya juga disewakan seperti layaknya kamar hotel. Waktu gue kesana banyak banget orang yang kesini jadinya gue mesti sabar buat gantian antri foto dengan pengunjung yang lain.

(Bersambung di part 2)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s